Rabu, 18 September 2019
19 Muḥarram 1441 H
Home / Ekbis / 19 Tahun Berkarya, FoSSEI Terima Penghargaan dari Menteri Bappenas
Penghargaan bagi FoSSEI ini karena dinilai memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan ekonomi syariah Indonesia.

Sharianews.com, JakartaPerjalanan panjang nan manis akhirnya diterima oleh Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI).

Organisasi pegiat literasi ekonomi syariah pertama dari kaum milenial ini mendapatkan penghargaan dari Menteri Bappenas RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Prof Bambang Brodjonegoro.

Penghargaan bagi FoSSEI ini karena dinilai memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan ekonomi syariah Indonesia.

“Penghargaan ini menjadi kado manis bagi akhir kepengurusan 2018/2019 dan menjadi hadiah terbaik bagi para alumni, pengurus, dan ribuan kader seluruh Indonesia," ucap Irsyad Al Ghifari, Presidium Nasional Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam dalam keterangannya, Sabtu (24/8).

Irsyad menambahkan, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan organisasi FoSSEI yang sudah berjalan selama 19 tahun tersebut.

"Kerja-kerja kami bukan untuk penghargaan akan tetapi untuk peradaban umat manusia maka ini bukanlah akhir dari perjalanan FoSSEI, ini adalah era baru," tutur Irsyad yang juga Mahasiswa Berprestasi utama FEM IPB 2018.

Beberapa penghargaan FoSSEI lainnya adalah menjadi narasumber pada saat Focus Group Discussion Bersama panelis Debat Pilpres 2019, membuka perdagangan saham bersama Ketua Otoritas Jasa Keuangan, menjadi organisasi mahasiswa pertama yang mewakafkan 19 lot saham, organisasi mahasiswa nasional pertama yang membeli Sukuk Tabungan 003, menjadi penyusun kurikulum program studi ekonomi Islam di Indonesia, dan terlibat aktif dalam perumusan kebijakan ekonomi syariah bersama pemerintah.

Beberapa pencapaian tersebut merupakan kerja besar secara kolektif antara alumni, pengurus, stakeholder, dan ribuan kader seluruh Indonesia.

Acara malam penganugerahan itu juga diberikan kepada Rektor Institut Tazkia, Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Kepala Pasar Modal Syariah, perwakilan Masyarakat Ekonomi Syariah, dan lain-lain.

Hal ini juga menjadi penanda bagi anak muda bahwa mereka memiliki suara dan suara mereka hari ini didengar. Rasa syukur senantiasa mengiringi perjalanan ini dan momen haru menjadi bumbu yang mengiringi malam itu.

Ekonomi syariah sudah saatnya tidak menjadi alternatif lagi akan tetapi menjadi ekonomi mainstream di dunia ini. Bila ekonomi konvensional mampu mengubah suatu negara maka ekonomi syariah mampu mengubah sebuah peradaban.

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo