Senin, 30 November 2020
15 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Ziswaf / Bangun Retina dan Glukoma Center dengan Cash Wakaf Linked Sukuk, Sri Mulyani: Hasil Inovasi keuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani
masyarakat bisa mendapatkan kemudahan untuk bisa melakukan wakaf dan juga memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat

Sharianews.com, Serang - Rumah Sakit (RS) Mata Achmad Wardi Center meresmikan pelayanan retina dan glaukoma center yang bertempat di RS Mata Achmad Wardi, Serang, Banten. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan mata masyarakat

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pembangunan retina dan glukoma center Rumah Sakit Achmad Wardi merupakan wujud nyata dari hasil inovasi keuangan dan sosial dengan konsep Islam, yaitu melalui skema wakaf produktif berbasis cash atau Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS).

“Ini merupakan wujud nyata berbasis syariah wakaf produktif dari CWLS, instrumen mendorong wakaf produktif dalam pemanfaatan aset-aset seperti retina center,” ujar Sri Mulyani.

Dengan CWLS diharapkan masyarakat bisa mendapatkan kemudahan untuk bisa melakukan wakaf dan juga memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat melalui sebuah instrumen keuangan negara yang dipercaya.

“Semoga inovasi ini dapat terus dikembangkan untuk terus mendorong sebanyak-banyaknya manfaat bagi umat,” jelasnya menegaskan, Kamis (22/10).

Pengoperasian RS Mata Achmad Wardi beserta fasilitas Katarak, Retina dan Glukoma Center menjadi tonggak sejarah ekosistem wakaf yang paripurna, dimana menggabungkan pengelolaan harta benda wakaf bergerak dan tidak bergerak, penghimpunan wakaf uang ber-tag line “Wakaf Anda Utuh dan Dapat Dimiliki Kembali”, dimana hasil penghimpunan diinvestasikan pada sukuk wakaf serta kuponnya digunakan untuk penambahan fasilitas layanan Retina Centre di RS Mata Achmad Wardi melalui skema pembiayaan Syariah dari LKS PWU.

RS Mata Achmad Wardi merupakan RS Mata pertama yang dibangun Yayasan Dompet Dhuafa  bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI). RS ini dikembangkan dengan basis Wakaf.

Rep. Aldiansyah Nurrahman