Selasa, 7 Juli 2020
17 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / Bank Muamalat Kampanyekan, #AyoHijrah
FOTO | Dok. sharianews.com
Lewat kampanya #AyoHijrah, Bank Muamalat ingin mengedukasi masyarakat untuk mulai berhijrah, khususnya dalam memilih layanan keuangan syariah.

Sharianews.com, Jakarta. Bank Muamalat  menggelar  kampanye bertajuk “AyoHijrah, sebagai ajakan kepada masyarakat untuk melalui tahapan berhijrah melalui tiga tahapan, yaitu  memulai, melengkapi, dan menyempurnakan  pilihan bertransaksi sesuai dengan syariah.

Ahmad K. Permana, Chief Executive Officer (CEO) Bank Muamalat, mengatakan melalui kampanya #AyoHijrah, pihaknya ingin mengedukasi masyarakat untuk mulai berhijrah – memilih jalan yang lebih baik dan penuh berkah, khususnya dalam memilih layanan keuangan syariah.

“Mari berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan berkah, bersama Bank Syariah,” katanya di Muamalat Tower, Jakarta, Senin (8/10/2018).

Lebih lanjut, Ahmad K. Permana, mengatakan konsep hijrah memiliki makna yang luas. Dimulai dari hal sederhana seperti mulai menggemari dan melakukan perbuatan paling sederhana, bukan hanya dalam hal ibadah (mahdhah) tetapi juga dalam hal muamalah, termasuk dalam penggunaan layanan keuangan yang sesuai dengan syariah.

Hijrah juga tidak dilakukan secara drastis, tetapi didahului langkah sederhana, seperti mulai mengenali, menggunakan, kemudian melengkapi atau menambah durasi dan amaliah ibadah tersebut, dan baru kemudian naik ke level menyempurnakan secara (kaffah) menyeluruh.

“Hijrah punya makna luas. Bagi yang belum berhijrah, kampanye ini bisa menjadi momentum untuk memulai, dan bagi yang sudah memulai berhijrah agar dapat melengkapi serta menyempurnakan diri dengan ajaran yang sesuai syariat,”jelas Permana.

Memperkenalkan produk baru

Lewat kampanye ini, Bank Muamalat sekaligus memperkenalkan nama produk layanan perbankan baru dengan menyematkan kata “Hijrah”. Seperti Tabungan iB Hijrah, Tabungan iB Hijrah Prima, dan Deposito iB Hijrah.

Lewat kampanye #AyoHijrah, Bank Muamalat ingin menyampaikan pesan bahwa ketika nasabah membuka rekning maka itulah hakikat hijrah bagi nasabah. “Kami ingin menyampaikan, menabung di Bank Syariah itu adalah hijrahnya mereka, menuju kehidupan yang lebih baik,”tegas Permana.

Menurut Permana, kampanye #AyoHijrah dilandasi oleh cita-cita perseroan yang ingin menjadi pusat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Bank Muamalat ingin turut membangun industri halal di dalam negeri yang diselaraskan dengan perkembangan teknologi digital.

Sebagai Bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat ingin berkontribusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui gerakan ini.

Sebagai informasi, saat ini Bank Muamalat berkontribusi terhadap 15 persen pangsa pasar Bank syariah secara nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), literasi keuangan 29,16 persen di Indonesia Pada 2016. Dengan literasi keuangan syariah mencapai 8,11persen. Sementara pangsa pasar syariah masih 5,7 Persen.

“Peluang Bank syariah untuk tumbuh masih sangat besar. Apalagi, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam dan dengan pertumbuhan ekonomi Islam yang juga cukup baik,”pungkas Permana. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Ahmad Kholil