Minggu, 27 September 2020
10 Ṣafar 1442 H
Home / Keuangan / Bank Muamalat Kejar Pertumbuhan Kenaikan DPK 10 Persen
FOTO | Dok. Istimewa
Untuk mencapai target perolehan DPK 10 persen di akhir tahun, salah satu strateginya ialah dengan memperkuat produk tabungan haji dan umrah.

Sharianews.com, Jakarta. Chief Executive Officer (CEO) PT Bank Muamalat Tbk, Achmad K Permana mengatakan perseroan mengejar target total penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga akhir tahun sebesar 10 persen.

Untuk mencapai target tersebut, salah satu strateginya ialah dengan memperkuat produk tabungan haji dan umrah."Kita sangat kuat di segmen tersebut, setiap tahun ada sekitar 110 ribu pendaftar (calon haji) di Muamalat. Maka kita akan semakin kembang" ujar Achmad K Permana, di acara launching program kampanya bertajuk,  #AyoHijrah, di Jakarta, Senin, (8/10/2018).

Lebih lanjut, ia mengatakan melalui kampanye #AyoHijrah yang baru diluncurkannya, Bank Muamalat  menargetkan, tahun depan dapat meningkatkan perolehan DPK hingga 28 persen.

"Melalui kampanye tersebut, kami mempertajam fitur produk dan layanannya agar yang mau hijrah dari konven ke syariah nggak kecewa. Jadi produk produk syariah itu nggak kalah dengan konvensional,"jelas Permana.

Sebagai bagian upaya peningkatan capaian DPK 28 persen di tahun depan, pada kesempatan peluncuran kampanye  #AyoHijrah ini, Bank Muamalat juga memperkenalkan produk layanan perbankan terbarunya dengan menyematkan kata 'hijrah' di setiap nama produknya.  Di antaranya Tabungan iB Hijrah, Tabungan iB Hijrah Prima, Deposito iB Hijrah. 

Penamaan dengan menyematan kata ‘hijrah’ menurut Permana bukan sekadar ganti nama, saja tetapi juga mengusung semangat yang terkandung dalam arti kata ‘hijrah’ yakni beralih ke cara atau jalan yang lebih baik.

"Jadi, nggak cuma ganti nama, tetapi untuk fasilitasi semangat hijrah. Kami lengkapi layanannya," tegasnya. 

Tidak hanya untuk produk tabungan, produk dengan label kata ‘hijrah’ juga dikembangkan pada produk pembiayaan. Salah satunya, KPR hijrah ansuran super  ringan untuk memfasilitasi kebutuhan nasabah sesuai kemampuan awal.

 "Ada dua produk KPR Hijrah, di antaranya KPR Hijrah angsuran super ringan itu untuk memenuhi kebutuhan nasabah dari awal kebutuhannya berapa," jelas Permana. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Ahmad Kholil