Sabtu, 6 Juni 2020
15 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / Bank Syariah di Dubai Lampaui Pertumbuhan Bank Konvensional
FOTO | Dok. istimewa
Kebalikan dari bank syariah, skor penetrasi produk bank konvensional mengalami penyusutan dari 69 persen pada 2017 menjadi 63 persen pada 2018.

Sharianews.com. Perbankan syariah di Uni Emirat Arab (UEA) unggul atas bank-bank konvensional dalam menarik minat konsumen. Dari aspek perkembangan jumlah nasabah misalnya, 55 persen nasabah bank di UEA saat ini setidaknya memiliki satu rekening di perbankan Islam.Jumlah nasabah ini naik 47 persen dibandingkan tahun 2015.

Indeks yang disampaikan oleh Gulf Daily News,Selasa (30/10), ini merupakan survei benchmark dengan tujuan mengungkapkan kemajuan, penetrasi, dan persepsi sektor perbankan yang sesuai syariah di UAE. Juga, untuk mengungkap tujuan masa depan para pelanggan perbankan nasional.

Dari laporan indeks tersebut juga diketahui bahwa skor penetrasi untuk produk bank konvensional  mengalami penyusutan dari 69 persen pada 2017 menjadi 63 persen pada 2018.

Menurut Wasim Saifi, Wakil CEO-Consumer Banking dan Wealth Management di Emirates Islamic, menanggapi hasil Indeks 2018 tersebut mengatakan lewat pemaparan data-data tesebut, dapat dikatakan bahwa masih ada peluang besar bagi perbankan Islam untuk terus memperluas daya tarik dan jangkauannya, melampaui pertumbuhan bank konvensional.

Apalagi menurut Saifi, masih ada 85 persen populasi perbankan di UEA yang masih terbuka terhadap produk perbankan Islam. Karenanya, pihaknya akan mengantisipasi  adanya ketertarikan populasi perbankan terhadap daya tarik perbankan syariah yang diprediksi akan semakin kuat.

Lebih lanjut Saifi mengatakan, sejauh ini bank syariah telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam meningkatkan pengalaman dan proposisi konsumen secara keseluruhan.

Survei  terebut, menurutnya telah menunjukkan bahwa responden menganggap bank-bank Islam lebih dapat dipercaya. Juga lebih memberikan manfaat dan dukungan terhadap masyarakat, lebih sehat secara finansial dari pada bank konvensional.

Ada kemajuan di bidang teknologi

Saifi  juga menyebutkan, indeks laporan tersebut juga menunjukkan adanya  peningkatan persepsi pengalaman perbankan syariah dalam memanfaatkan teknologi terbaru.

Persepsi yang mengesankan dari para nasabah terhadap kemajuan bank syariah dalam memanfaatkan teknologi, naik enam poin pada 2017. Sedankan persepsi pengalaman nasabah terhadap pemanfaatan aplikasi kredit selular naik lima poin dari tahun lalu. Kenaikan indeks persepsi ini diraih antara lain dengan mempertahankan keunggulan mereka atas bank konvensional sebagai bank yang dapat dipercaya dan mendukung kebutuhan nasabah.

"Kami berkeinginan bisa memenuhi dan melampaui tuntutan pelanggan terhadap pemanfaatan teknologi digital saat ini. Hal ini sesuai dengan visi Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UAE dan Penguasa Dubai, untuk menjadikan Dubai sebagai global modal ekonomi Islam,"kata Saifi.

Survai indeks 2018 dilakukan untuk mengukur kemajuan sector perbankan Islam di UAE dengan melacak perilaku konsumen. Juga, sentimen terhadap produk dan layanan perbankan yang sesuai syariah.

Beberapa Indeks tolok ukur yang digunakan ada empat, yaitu pertama, penetrasi - pelanggan yang memiliki produk perbankan Islam; kedua, persepsi - peringkat rata-rata bank-bank Islam pada berbagai atribut; ketiga, pengetahuan - pemahaman konsumen tentang istilah perbankan Islam; keempat, niat - seberapa besar kemungkinan konsumen untuk berlangganan produk perbankan Islam. (*)

Ahmad Kholil