Senin, 21 September 2020
04 Ṣafar 1442 H
Home / Keuangan / Bina Pengusaha Kecil di Bali, Bank Muamalat Raih TOP CSR 2018
Program fasilitas akses permodalan kepada masyarakat Bank Muamalat dinilai sejalan dengan program prioritas pemerintah, sehingga mendapkan penghargaan TOP CSR 2018.

Sharianews.com, Jakarta. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk atau Bank Muamalat diganjar penghargaan atas upayanya membantu pengusaha kecil di Kabupaten Jembrana, Bali.

Program bernama Social Trust Fund (STF) ini bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dalam memberikan fasilitas akses permodalan kepada masyarakat. STF dinilai sejalan dengan program Nawacita/sembilan agenda prioritas pemerintah.

Atas upayanya itu, Bank Muamalat mendapat apresiasi sebagai pemenang penghargaan TOP CSR 2018, kategori Program Pembinaan UMKM dan Koperasi. Seremoni penghargaan diberikan di Jakarta, Kamis (4/10/2018)

Awaldi, Direktur Operasi Bank Muamalat mengatakan, perseroan merancang program CSR dengan kesadaran bahwa pertumbuhan perusahaan tidak hanya bergantung pada aspek bisnis semata. Namun, aspek sosial dan lingkungan juga punya peran yang penting.

Oleh karena itu, dalam menjalankan program sosial, Bank Muamalat fokus untuk menyalurkan bantuan sosial sesuai dengan tujuan perusahaan. Contohnya, dalam program STF ini perseroan fokus pada pemberdayaan ekonomi mustahik di wilayah bencana, pesisir, pedesaan, dan perkotaan khususnya wilayah marjinal.

“Ini merupakan kedua kalinya kami menerima penghargaan TOP CSR.Tentu, ini menjadi motivasi bagi Bank Muamalat untuk terus menjalankan program CSR yang bermanfaat bagi masyarakat kedepannya,”jelas Awaldi.

Awaldi menambahkan, selain sebagai edukasi literasi perbankan syariah kepada pengusaha mikro, program ini merupakan bentuk keberpihakan Bank Muamalat pada usaha kecil. Para pelaku usaha juga berpotensi menjadi nasabah baru sekaligus nasabah loyal Bank Muamalat.

Sebagai informasi, program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini dilakukan sejak tahun 2017. Penerima dana sebagian besar adalah perempuan yang bekerja, antara lain sebagai buruh kerik kelapa, pembuat gula semut, dan pembuat camilan tradisional.(*)

 

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Ahmad Kholil