Minggu, 24 Maret 2019
18 Rajab 1440 H
x
VUCA era artinya bergejolak (volatile), tidak pasti (uncertainty), rumit (complex), dan serba kabur (ambiguous).

Sharianews.com, Jakarta ~ BNI Syariah mengajak milenial dari Universitas Andalas untuk memahami literasi dan inklusi perbankan syariah melalui Hasanah Public Lecture.

Bertempat di Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Jumat lalu, Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di hadapan lebih dari 600 mahasiswa Universitas Andalas mengatakan, saat ini menghadapi era revolusi industri 4.0 menuju smart society 5.0, muncullah kondisi dunia: VUCA era.

VUCA era artinya bergejolak (volatile), tidak pasti (uncertainty), rumit (complex), dan serba kabur (ambiguous).

Dalam hal ini, BNI Syariah mengajak generasi milenial untuk meneladani Rasulullah SAW dalam berperan sebagai agen perubahan yang memiliki visi, memberikan pengaruh positif bagi lingkungan di sekitarnya, dan memegang teguh hasanah, yang diaplikasikan dalam gaya hidup yang halal sesuai dengan prinsip syariah.

Pada acara bertema “Peran Perbankan Syariah Membangun Ekonomi Bangsa di Era Industri 4.0”, Firman menyampaikan peran digitalisasi dalam pertumbuhan industri perbankan syariah sangat penting. Dengan adanya peran digital, proses transaksi lebih cepat dan menjangkau banyak daerah. Contohnya transaksi bisa dilakukan hanya dengan digital banking aplikasi dan internet.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan milenial dan mencetak agen perubahan yang memiliki Hasanah value,” ungkap Firman, lewat keteranngan resminya, Minggu (18/2).

Turut hadir pada acara itu Rektor Universitas Andalas, Tafdil Husni yang berkesempatan memberikan sambutan pada awal acara.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Andalas mengenai kerja sama pemanfaatan produk dan jasa perbankan Syariah yang ditandatangani Firman dan Tafdil.

Dalam kerja sama ini, BNI Syariah memfasilitasi civitas akademika Universitas Andalas dengan berbagai produk dan layanan perbankan syariah di antaranya cash management yang didukung teknologi dan jaringan yang terintegrasi dengan BNI seperti e-banking, tapcash, VCN (Virtual Card Number), ATM, dan kantor cabang BNI yang melayani transaksi syariah (sharia channeling office/SCO).

Selain itu, BNI Syariah memiliki produk-produk unggulan yang dapat dimanfaatkan civitas akademika Universitas Andalas di antaranya pembiayaan konsumtif yaitu pembiayaan pembelian rumah atau kendaraan, kartu pembiayaan (BNI iB Hasanah Card), pembiayaan produktif yaitu pembiayaan untuk modal kerja, investasi, dan mikro, tabungan haji dan umrah, dan Wakaf Hasanah.

BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner tidak hanya berorientasi pada keuntungan dunia, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan kebaikan (Hasanah) untuk kehidupan akhirat (Hasanah Way).

Sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang berupaya menebarkan Hasanah, BNI Syariah memberikan beasiswa sebesar Rp 50 juta kepada mahasiswa Universitas Andalas yang berprestasi. Selain itu, BNI Syariah juga memberikan bantuan dana sebesar Rp50 juta untuk pembangunan Musala Al Kahfi, di Fakultas Pertanian, Universitas Andalas.

Tafdil menyampaikan rasa syukur dan berharap kerja sama ini berjalan dengan baik, “Terima kasih untuk kuliah umum yang diberikan BNI Syariah untuk mahasiswa Universitas Andalas tentang Peran Perbankan Syariah Membangun Ekonomi Bangsa di Era Industri 4.0 dan semoga sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik,” ungkap Tafdil. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo