Rabu, 27 Januari 2021
14 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Ziswaf / BWI Ajak Milenial Jadikan Wakaf Sebagai Gaya Hidup
Foto dok. Pexels
Bangsa Indonesia memiliki karakter dermawan.

Sharianews.com, Jakarta - Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh mengajak kalangan milenial untuk bersikap dermawan dan menjadikan wakaf sebagai gaya hidup. Ia menyampaikan, bangsa Indonesia memiliki karakter dermawan.

“Anak-anak mudanya punya nilai itu. Maka, kesimpulannya milenialis Indonesia selalu memberikan makna dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kalau ada milenial yang tidak punya ini, berarti keluar dari kelaziman anak muda Indonesia," ujar Nuh, dalam kegiatan Wakaf Goes To Campus Virtual yang diselenggarakan BWI.

Webinar Wakaf Goes to Campus Virtual BWI ini diharapkan Nuh dapat menjadi media untuk membangkitkan kesadaran serta memotivasi kaum milenial untuk bersama melakukan gerakan wakaf. Webinar bertajuk

Dikesempatan yang sama Menteri Agama Fachrul Razi mengajak para akademisi dan kampus untuk mendukung gerakan perwakafan di Indonesia. “Kita perlu lebih menggencarkan lagi gerakan penguatan edukasi dan literasi wakaf  secara terus menerus, sistematis, dan masif,” tambahnya.

Menurutnya, penguatan edukasi dan literasi wakaf ini utamanya perlu menyasar gerakan milenial. Pemahaman tentang wakaf dapat menumbuhkan kesadaran generasi milenial untuk mencintai dan mau berwakaf.

“Salah satu yang harus berada di garda terdepan mendukung perwakafan adalah para akademisi dan kampus,” imbuhnya.

Program Waqaf Goes To Campus yang digelar BWI dengan ragam kegiatannya ini menurut Menag sangat relevan dan sejalan dengan tri dharma perguruan tinggi. “Terutama poin yang ketiga, yaitu pengabdian pada masyarakat.

Ia menambahkan, edukasi dan literasi wakaf sangat perlu dan mendesak untuk diwujudkan dalam bentuk perumusan materi kurikulum nasional yang diberlakukan mulai tingkat sekolah dasar, menengah, hingga perguruan tinggi.

“Ini harus dijadikan komitmen dan keseriusan kita bersama untuk mempercepat ikhtiar terciptanya masyarakat sadar wakaf,” pesan Fachrul.

Rep. Aldiansyah Nurrahman