Jumat, 5 Juni 2020
14 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / Dampak Corona, Asbisindo: Semoga tidak Seburuk yang Diprediksikan
FOTO I Dok. pexels.com
Sektor-sektor ekonomi, seperti industri keuangan mikro termasuk BPRS pun diprediksi ikut terganggu.

Sharianews.com, Jakarta ~ Virus corona terus menjadi perhatian seluruh negara. Hingga berita ini ditulis, jumlah kasus infeksi COVID19 sudah mencapai ratusan ribu yang tersebar di seluruh dunia.

Dengan jumlah pertumbuhan virus corona yang semakin meningkat, ternyata dampak wabah ke sendi-sendi ekonomi pun mulai terasa. Sektor-sektor ekonomi, seperti industri keuangan mikro termasuk BPRS pun diprediksi ikut terganggu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Kompartemen BPRS Asosisasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Cahyo Kartiko mengungkapkan, dampak dari corona bagi BPRS, diharapkan tidak seburuk yang diprediksikan.

“Prediksinya ‘kan ini khawatir akan ada perlambatan pertumbuhan ekonomi. Pastinya akan berdampak kepada nasabah-nasabah kami (BPRS) terutama kepada pengusaha dan memang kekhwatirannya akan menimbulkan penurunan kualitas pembiayaan itu pasti ada,” jelasnya saat ditemui Sharianews, di Tangerang, beberapa waktu lalu.

Cahyo menyampaikan, saat ini BPRS juga sudah bersiap-siap membuat beberapa skenario terkait dampak dari wabah virus corona. Baik secara individu BPRS maupun dari sisi industri.

Beberapa di antaranya adalah rencana untuk jangka pendek. Misalnya, bagaimana menjaga agar likuiditas di industri BPRS itdak terpengaruh. Sementara itu, dari sisi pembiayaan, Cahyo meyakini masing-masing BPRS sudah mengantisipasinya dan menjaga supaya bisnis nasabah tetap berjalan.

“Karena BPRS bergeraknya di sektor kecil dan mikro, sebenarnya volumenya tidak terlalu besar. Jadi mudah-mudahan pengaruh itu sendiri tidak terlalu besar,” ucap Cahyo.

Lebih lanjut ia menyampaikan, dari sisi pertumbuhan, dirinya optimistis bisnis BPRS masih bisa tumbuh. Pertumbuhan tahun ini ditargetkan masih sama dengan pencapaian rata-rata indusri BPRS tahun lalu, yakni kurang lebih 15 persen.

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo