Selasa, 7 Juli 2020
17 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Keuangan / DPK Haji Bank Muamalat Capai Rp 2,7 Triliun
FOTO | Dok. Istimewa
Meski sempat terkendal masalah permodalan, hingga saat ini Bank Muamalat masih mengalami pertumbuhan nasabah yang cukup besar.

Sharianews.com, Jakarta. Direktur Utama Bank Muamalat, Ahmad Permana mengatakan pada tahun ini, Bank Muamalat berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) dari tabungan dana haji sebesar Rp 2,7 triliun. DPK dana haji tersebut berasal dari 110 ribu nasabah.

Ahmad Permana mengatakan, meski sempat terkendal masalah permodalan, hingga saat ini Bank Muamalat masih mengalami pertumbuhan nasabah yang cukup besar.

"Walaupun banyak berita begitu (permodalan), kami secara bisnis masih tumbuh baik. Bank ini milik umat jadi tidak peduli apa yang terjadi di pemberitaan, DPK dan nasabah kita terus tumbuh besar,"kata Permana di kantor pusat Bank Muamalat, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Lebih lanjut Permana mengatakan, rencana perusahaan untuk melakukan right issue dalam waktu dekat, diharapkan dapat mendorong penguatan permodalan bank.

Tiga hal perlu pembenahan
Diharapkan, kepastian rencana konsorsium dalam right issue, dapat memberi kepastian kepada nasabah dan stakeholder, sehingga managemen dapat melangkah lebih pasti dalam bisnis korporasi.

Selanjutnya, setelah menambah permodalan dari aksi korporasi ini, manajemen bank akan memperkuat infrastruktur bank.

Kemudian melakukan perbaikan dalam rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) dengan membuat tim khusus restrukturisasi pembiayaan bermasalah.

"Jadi tiga hal yang diperbaiki yaitu risk, IT dan organisasinya. Setelah itu solid, baru ekspansi,"kata Permana.

Penguatan bisnis yang dilakukan adalah dengan memperkuat Islamic segmen yang selama ini menjadi core business bank. "Ini karena uniknya Muamalat disitu. Kami akan menggarap segmen ini secara lebih baik,"katanya. (*)

Ahmad Kholil