Sabtu, 30 Mei 2020
08 Shawwal 1441 H
Home / Global / Dunia akan Patungan Hingga Rp4 Milyar Dollar AS untuk Temukan Vaksin Corona
Seluruh negara berkomitmen untuk menghentikan wabah Covid-19.

Sharianews.com, Jakarta ~ Negara-negara di dunia, khususnya anggota G-20 akan patungan dana hingga 4 milyar dolar AS untuk riset penemuan vaksin virus corona (Covid-19).

Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, usai mendampingi Presiden Joko Widodo bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Virtual G-20 melalui sambungan konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3).

"Dalam rangka bersama sama temukan vaksin Covid-19 akan dilakukan kolaborasi antara WHO (World Health Organization), GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization), dan seluruh negara," jelas Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengungkapkan, di antara para Menkeu, ada indikatif alokasi 4 milyar dolar AS yang dimobilisasi seluruh negara dunia, terutama G-20 untuk akselerasi riset dan temukan antivirus atau vaksin pandemi Covid-19. Ini sedang dibahas bersama dalam level Menkeu anggota G-20.

Para pemimpin di G-20 dan hampir seluruh negara di dunia sepakat untuk mengutamakan keselamatan umat manusia. Seluruh negara berkomitmen untuk menghentikan wabah Covid-19. Karenanya, seluruh negara saling mempelajari pola penanganan terhadap wabah Covid-19 yang berlangsung di masing-masing negara.

Lebih lanjut, ia menyampaikan ancaman Covid-19 yang tidak mengenal batas negara telah menimbulkan banyak korban manusia. Covid-19 tidak lagi hanya menjadi masalah kesehatan namun telah menjadi ancaman kemanusiaan, sosial, ekonomi dan keuangan dunia.

“Untuk memerangi pandemi Covid 19, Pemimpin G20 meminta lembaga internasional WHO, UN, IMF dan World Bank bersama seluruh negara untuk melakukan kolaborasi dan kerjasama kebijakan, instrumen dan langkah penanganan Covid19,” tutur Sri Mulyani

Langkah penting meliputi kerja sama pencegahan penyebaran virus, melindungi pekerja di bidang kesehatan dan upaya menemukan vaksin secepat mungkin.

Menangani dampak sosial ekonomi dan ancaman stabilitas sistem keuangan, dengan fokus melindungi masyarakat terutama yang paling lemah dan usah kecil menengah. “Kerjanya global perlu diperkuat dan dipererat untuk keberhasilan melawan ancaman Covid-19,” pungkas Sri Mulyani. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo