Senin, 6 April 2020
13 Sha‘ban 1441 H
Home / Keuangan / Ethis Ajak Kaum Milenial Berinvestasi Melalui Pembiayaan Proyek Properti
Ethis yakin dengan adanya pengkinian data laporan proyek yang dilakukan setiap bulan, akan menghindari keresahan para pendana yang berkontribusi melalui proyek tersebut.

Sharianews.com, Jakarta ~ Perusahaan fintek Peer to Peer (P2P) lending, Ethis, sukses menggelar acara gathering nasabah dengan mengusung tema Mendapatkan Keuntungan dari Fintek, di FX Sudirman Selasa (21/1).

Acara ini menarik banyak kaum milenial yang sebagian besar merupakan karyawan dan pengusaha untuk mendapatkan keuntungan dari sektor properti melalui fintek.

Baca juga: Sasar Milenial, BPRS HIK Keluarkan Produk Tabungan Gaul iB Digital

Pada kesempatan tersebut, CEO Ethis, Ronald Wijaya mengatakan, dirinya yakin bahwa Indonesia memiliki pasar properti yang menarik. Hal ini disebabkan harga properti yang cenderung naik dari tahun ke tahun

“Dengan adanya aset nyata dan permintaan pasar yang tinggi di sektor ini, ada baiknya kita berkontribusi dalam penyediaan stok rumah sederhana bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah kesempatan buat kita semua,” jelasnya menegaskan.

Antusias peserta bermunculan di acara ini, pasalnya fenomena fintek lending yang terjerat isu negatif sering bermunculan. Di sini, Ethis hadir dengan inovasi melalui pemantauan proyek secara langsung yang dapat dilakukan secara digital.

Ethis yakin dengan adanya pengkinian data laporan proyek yang dilakukan setiap bulan, akan menghindari keresahan para pendana yang berkontribusi melalui proyek tersebut.

Sebagai salah satu fintek syariah yang telah memiliki rekam jejak internasional, Ethis sebagai platform, akan terus berinovasi dalam penyediaan teknologi dan strategi. Khususnya untuk transparansi dalam laporan keuangan.

Fintek lending syariah ini juga telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) sebagai bentuk legalitas demi kenyamanan para pengguna. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo