Selasa, 2 Juni 2020
11 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / Fintech Syariah Paparkan Target 2020
Beberapa di antaranya adalah PT Investree Radhika Jaya (Investree) yang menargetkan kurang lebih tumbuh 2,5 kali atau 10 persen dari total portofolio dan PT Ammana Fintek Syariah (Ammana) tahun ini akan mendistribusikan pembiayaan hingga satu triliun rupiah.

Sharianews.com, Jakarta ~ Financial technology (fintech) syariah di Indonesia tiap tahun mengalami pertumbuhan. Pada 2020 ini sejumlah fintech syariah menyampaikan target-target yang ingin dicapainya.

Beberapa di antaranya adalah PT Investree Radhika Jaya (Investree) yang menargetkan kurang lebih tumbuh 2,5 kali atau 10 persen dari total portofolio dan PT Ammana Fintek Syariah (Ammana) tahun ini akan mendistribusikan pembiayaan hingga satu triliun rupiah.

Baca juga: Prudential Hadirkan PRUTop Syariah, Ini Keunggulannya

Kemudian, PT Danakoo Mitra Artha (Danakoo Syariah) membiayai pembiayaan pegawai Rp10 miliar, PT Alami Fintek Sharia (Alami) menargetkan Rp500 miliar hingga Rp800 miliar, PT Syarfi Teknologi Finansial (Syarfi) setelah menandatangani pembiayaan sekitar 20 pabrik fesyen Muslim menargetkan senilai Rp250 miliar.

Selanjutnya, PT Duha Madani Syariah (Duha Syariah) menargetkan pembiayaan karyawan senilai Rp10 miliar hingga Rp15 miliar dengan total 7.500 transaksi, PT Qazwa Mitra Hasanah (Qazwa) sebanyak Rp150 miliar, PT Maslahat Indonesia Mandiri (Bsalam) menargetkan Rp320 miliar dari 110 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

PT Ethis Fintek Indonesia (Ethis) menargetkan Rp500 miliar, PT Kapital Boost Indonesia (Kapital Boost) akan mencapai pembiayaan senilai Rp200 miliar hingga Rp250 miliar, PT Piranti Alphabet Perkasa (Papitupi Syariah) menargetkan pembiayaan Rp75 miliar, dan PT Berkah Finteck Syariah (Berkah) dengan sistem musyarakah dan mudharabahnya menargetkan pembiayaan senilai satu triliun rupiah.

Ketua Umum AFSI, Ronald Yusuf Wijaya meyakini, fintech syariah akan tumbuh signifikan tahun ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari bidikan pembiayaan yang cukup agresif.

Ia mengungkapkan telah menghitung kontribusi seluruh fintech berbasis syariah pada 2019 mencapai hampir satu triliun rupiah. Kontribusi tersebut berasal dari beragam jenis fintech, di antaranya Peer to Peer (P2P) Lending dan Inovasi Keuangan Digital.

“Harapannya, (di 2020) bisa tumbuh dua hingga tiga kali lipat dengan infrastruktur yang lebih baik dan banyaknya para pemain (fintech),” pungkas Ronald. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: