Sabtu, 27 Februari 2021
16 Rajab 1442 H
Home / Keuangan / Hanya Menangkan Rp9 Triliun, Lelang Sukuk Negara Tidak Sampai Target
Foto dok. Pexels
Hasil tersebut kurang dari target pemerintah yang sebesar Rp14 triliun.

Sharianews.com, Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menggelar lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk Negara hari ini, Selasa (26/01), dengan total penawaran masuk sebesar Rp23,34 triliun.

Berdasarkan keterangan DJPPR, total nominal yang dimenangkan dari seri yang ditawarkan pada lelang tersebut adalah Rp9,00 triliun. Hasil tersebut kurang dari target pemerintah yang sebesar Rp14 triliun.

Seri SBSN yang dilelang ini adalah seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPNS) dan Project Based Sukuk (PBS).

“Pemerintah melaksanakan lelang SBSN pada tanggal 26 Januari 2021 untuk seri SPNS13072021 (reopening), PBS027 (reopening), PBS017 (reopening), PBS029 (reopening), PBS004 (reopening) dan PBS028 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia,” jelas DJPPR Kementerian Keuangan.

Seri SPNS13072021 memiliki tingkat imbalan secara diskonto dengan tanggal jatuh tempo pada 13 Juli 2021. PBS027 menawarkan tingkat imbalan 6,5 persen dengan jatuh tempo 15 Mei 2023. Seri PBS017 jatuh tempo 15 Oktober 2025 dengan tingkat imbalan 6,125 persen.

Seri PBS029 jatuh tempo 15 Maret 2034 dengan tingkat imbalan 6,375 persen. Sementara itu, seri PBS004 jatuh tempo dijadwalkan pada 15 Februari 2037 dengan tingkat imbalan 6,10 persen. Terakhir, PBS028 tidak dijelaskan berapa tingkat imbalan yang ditawarkan 7,75 persen dan jatuh tempo pada 15 Oktober 2046.

Rincian jumlah penawaran yang masuk dan jumlah nominal dimenangkan keenam seri antara lain, untuk SPNS13072021 penawarannya yang masuk Rp1,20 triliun dan nominal yang dimenangkan sebesar Rp800 miliar.

Lalu, untuk PBS027, ditawar Rp4,03 triliun dan nominal yang dimenangkan sebesar 500 miliar. PBS017 penawaran yang masuk Rp2,05 triliun dan nominal yang dimenangkan sebesar Rp1,40 triliun

Sementara untuk seri PBS029, PBS004, dan PBS028 penawaran yang masuk Rp5,97 triliun, Rp3,98 triliun, dan Rp6,11 triliun. Rincian nominal yang dimenangkan yakni Rp4,45 triliun, Rp100 miliar dan Rp1,75 triliun.

Sebagai informasi, sukuk merupakan investasi sesuai syariah yang aman dan menawarkan return menarik. Sukuk dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Adapun sebagai tindak lanjut lelang SBSN tanggal 26 Januari 2021 dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.08/2020 tentang Lelang Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana Domestik dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK.02/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan, Pemerintah akan melaksanakan lelang SBSN tambahan (Green Shoe Option) pada hari Rabu, 27 Januari 2021 pada pukul 09.00-10.00 WIB.

Rep. Aldiansyah Nurrahman