Sabtu, 27 Februari 2021
16 Rajab 1442 H
Home / Ziswaf / Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang, Jokowi: Untuk Atasi Kemiskinan dan Ketimpangan
Foto dok. Istimewa
GNWU menandakan dimulainya transformasi pelaksnaan wakaf yang lebih luas dan modern.

Sharianews.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU), di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/01).

Jokowi menjelaskan, peluncuran GWNU menjadi bagian penting, bukan hanya untuk meningkatkan kepedulian, literasi, serta edukasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah, tetapi juga sebagai upaya memperkuat rasa kepedulian solidaritas sosial untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sudah saatnya Indonesia memberikan contoh praktik pengelolaan wakaf yang transparan, proporsional, kredibel yang bisa dipercaya dan memiliki dampak yang produktif bagi kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Sekaligus akan bisa memberikan pengaruh signifikan pada upaya menggerakkan ekonomi nasional kita, khususnya di sektor usaha mikro, kecil dan menengah,” ujar dia.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menambahkan, GNWU menandakan dimulainya transformasi pelaksnaan wakaf yang lebih luas dan modern.

Wakaf uang sebagai salah satu bentuk wakaf produktif, tidak hanya memiliki fleksibilitas dalam pengembangan investasinya, tapi juga fleksibilitas dalam bentuk penyaluran manfaatnya. Dimana pokok wakafnya bisa dijaga agar tidak berkurang. Karena itu, di sinilah pentingnya mengelola wakaf uang dengan lebih profesional dan modern.

“Pembenahan pengelolaan wakaf uang yang lebih profesional dan modern diharapkan akan mendorong pengerahan secara serentak sumber daya ekonomi yang digunakan untuk mendorong investasi dan kegiatan ekonomi di masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sektor dana sosial syariah atau filantropi Islam yang mencakup zakat, infak, sedekah dan wakaf merupakan bagian yang berpotensi sangat strategis untuk dikembangkan.

“Sektor dana sosial syariah memiliki potensi besar dalam turut mendukung upaya mengatasi masalah-masalah pembangunan, serta kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Sri Mulyani.

Rep. Aldiansyah Nurrahman