Jumat, 23 April 2021
12 Ramadan 1442 H
Home / Ziswaf / Maksimalkan Wakaf, Standar Kompetensi Nasional Nazir Dilaksanakan Tahun Ini
Banyak yang tidak mengerti apa yang harus dilakukan dalam pengelolaan sehingga potensi wakaf di Indonesia yang melimpah ruah terbengkalai.

Sharianews.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan Forum Wakaf Produktif telah merampungkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk nazir (pengelola wakaf) di Indonesia. 

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag, Tarmizi Tohor, menargetkan SKKNI bisa dilaksanakan pada tahun ini.

“Semoga standarisasi untuk nazir sesuai SKKNI bisa dilaksanakan tahun 2021,” katanya, dalam webinar. 

Tarmizi menjelaskan, SKKNI yang sedang disusun berisi 37 unit kompetensi yang terdiri dari pengelolaan wakaf yang meliputi pengumpulan, manajemen tata kelola harta benda wakaf, menjaga dan mengembangkan aset wakaf, menyalurkan hasil manfaat harta benda wakaf.

“Jika rampung, semua nazir dapat mewujudkan potensi dan manfaat wakaf untuk kepentingan ibadah dan memajukan kesejahteraan umum,” ujarnya.

Menurut Tarmizi, jumlah nazir wakaf di Indonesia banyak. Sayangnya, lanjut Tarmizi, banyak yang tidak mengerti apa yang harus dilakukan dalam pengelolaan sehingga potensi wakaf di Indonesia yang melimpah ruah terbengkalai.

“Peningkatan kompetensi bagi nazir wajib. Karena nazir bekerja membutuhkan ilmu untuk dapat menjalankan amanah masyarakat dan memanfaatkan potensi wakaf,” pungkasnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman