Jumat, 25 Juni 2021
16 Thu al-Qa‘dah 1442 H
Home / Lifestyle / MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan di TV Dibutuhkan
Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan
MUI meminta kepada KPI agar membuat grand design siaran Ramadan untuk tahun depan.

Sharianews.com, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) melaporkan hasil pantauan tayangan Ramadan di TV tahap dua. Pemantauan tahap dua merupakan Pemantauan final yang berlangsung mulai 23 April 2021- 06 Mei 2021 untuk melihat masih adanya pelanggaran dan komitmen perbaikan program televisi.

Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan menyampaikan, dirinya berharap agar program pemantauan program Ramadhan untuk tahun depan dilaksanakan lebih maksimal. Salah satunya dengan menyusun grand design pedoman siaran Ramadan, sehingga tayangan Ramadan yang tampil tahun depan semakin sesuai dengan nuansa Ramadan.

Media di Indonesia ini, disebutnya memiliki dua sisi. Di satu sisi layak diapresiasi, tapi di sisi lain masih ada yang memprihatinkan di bulan Ramadan. Maka MUI meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar membuat grand design siaran Ramadan untuk tahun depan.

“Sehingga kita tidak melulu bersikap reaktif, namun juga proaktif bagaimana menghadirkan siaran Ramadan yang berkualitas,” ujarnya, Jumat (07/05).

Dengan grand design itu, tayangan TV, menurutnya bisa menghadirkan semangat kemanusiaan, kreatif, dan mengandung pesan-pesan edukatif. Termasuk juga tayangan Ramadan yang ditampilkan di TV selanjutnya bisa menjadi kebanggaan bersama.

Dia mengatakan, sebetulnya KPI sudah memiliki pedoman sendiri bernama Indeks Kualitas Program Siaran Televisi. Program sejenis itu, kata dia, bisa disinergikan dengan Insan Pertelevisian dan MUI sehingga Ramadan tahun-tahun selanjutnya semakin berkualitas.

 “Maka kita harapkan ada sinergi tas antara KPI, televisi, termasuk MUI sebagai bagian dari lembaga keumatan dan keulamaan yang punya masuliah untuk meningkatkan tanggung jawab bagaimana umat kita cerdasan dalam membaca media,” katanya.

Dia menambahkan, MUI tidak ingin program Pemantauan siaran televisi di bulan Ramadhan hanya menjadi sekadar rutinitas tahunan. Keinginan menghadirkan grand gesign panduan siaran Ramadan itu, ujar dia, adalah wujud tanggung jawab MUI kepada umat.

“Pemantauan ini tidak sekadar rutinitas, tetapi ini merupakan mas’uliyah atau tanggung jawab MUI sebagai pelindung umat, pemimpin umat, dan penguat umat. Kami juga ingin sampaikan bahwa siaran Ramadhan ini menjadi bagian kita bagaimana meningkatkan ikhtiar kita meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: