Minggu, 29 Maret 2020
05 Sha‘ban 1441 H
Home / Haji umrah / Operator Penerbangan Haji Jadi Empat Maskapai
FOTO I Dok. Aa.tr.com
Empat maskapai yang melayani penerbangan haji tahun 2020 adalah Garuda Indonesia Airlines, Saudi Arabia Airlines, Citylink, dan Flynas.

Sharianews.com, Jakarta ~ Kementerian Agama (Kemenag) mengonfirmasi ada empat maskapai yang akan terlibat dalam operasional haji Indonesia di 2020. Keempatnya adalah Garuda Indonesia Airlines, Saudi Arabia Airlines, Citylink, dan Flynas.

Menteri Agama, Fachrul Razi menyampaikan, tahun lalu operasional penerbangan haji hanya dilakukan oleh dua maskapai yakni, Garuda Indonesia Airline dan Saudi Arabia Airline. Kemenag berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan layanan bagi umat beragama, termasuk urusan haji

"Masalah haji ini sangat luar biasa kemajuannya yang dilakukan oleh teman-teman di Kemenag ini. Saya sangat senang sekali. Misalnya, penerbangan sekarang bukan cuma dua (maskapai), sudah empat. Kita lihat lebih bersaing harganya," ungkap Fachrul, di Jakarta, Rabu (29/01).

Dalam laman resminya disampaikan, bahwa empat maskapai yang akan melayani rute penerbangan pada musim haji 2020 ini telah selesai melalui seluruh tahapan lelang, dan memiliki kualifikasi yang memenuhi syarat.

Dalam proses pengadaan yang dilakukan, Kemenag menentukan spesifikasi pesawat yang digunakan untuk menjamin keamanan serta kenyamanan jemaah haji. Pesawatnya tidak boleh pesawat tua. Jenis pesawatnya juga ditentukan Kemenag. Setidaknya minimal selevel 747 atau boeing.

Selain penambahan jumlah operator penerbangan, beberapa perbaikan haji lainnya pun dilakukan Kemenag. Antara lain, penambahan fasilitas fast track yang semula hanya dilakukan di Bandara Soekarno Hatta, kini akan dinikmati juga oleh 38ribu jemaah haji yang berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya.

Di samping itu, Kemenag juga akan menambah jumlah katering di Makkah yang semula hanya 40 kali menjadi 50 kali. "Kita juga akan menggunakan Bandara Kertajati untuk memberangkatkan jemaah haji. Jadi mulai tahun ini, jemaah haji asal Jawa Barat dapat berangkat ke tanah suci langsung dari kampung halamannya," pungkas Fachrul. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo