Rabu, 5 Agustus 2020
16 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Lifestyle / Sah: DPR Setujui Rp2,6 Triliun Tambahan Anggaran untuk Pesantren dan Diniyah
Foto dok. Kemenag
Komisi VIII DPR menyetujui usulan Kementerian Agama (Kemenag) terkait penambahan anggaran untuk penanganan dampak Covid-19 di pondok pesantren dan lembaga keagamaan Islam senilai Rp2,6 triliun

Sharianews.com, Jakarta - Komisi VIII DPR menyetujui usulan Kementerian Agama (Kemenag) terkait penambahan anggaran untuk penanganan dampak Covid-19 di pondok pesantren dan lembaga keagamaan Islam senilai Rp2,6 triliun.

Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto mengatakan pihaknya memahami penjelasan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengenai refocusing anggaran madrasah dan pesantren menanggulangi dampak Covid-19.

“Mendukung usulan penambahan anggaran penanganan dampak Covid-19 di pondok pesantren dan lembaga keagamaan Islam pada APBN tahun 2020 senilai 2,6 triliun,” ujarnya, dalam rapat kerja bersama Kemenag, di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/7).

Menag Fachrul Razi memaparkan, anggaran senilai Rp2,6 triliun tersebut akan diperuntukkan bagi empat hal. Pertama, untuk bantuan operasional kepada 21.173 pondok pesantren.

Kedua, bantuan operasional kepada 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Ketiga, bantuan operasional kepada 112.008 Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ). Terakhir, bantuan pembelajaran daring atau online kepada 14.906 pondok pesantren.

Fachrul menerangkan Kemenag tidak hanya memberikan bantuan penanggulangan Covid-19 bagi pesantren dan lembaga keagamaan Islam saja, tapi juga untuk pendidikan agama lain.

"Makanya, awalnya Rp2,3 triliun usulannya menjadi Rp2,6 triliun. termasuk ada bantuan untuk taman seminari, SMA Katolik, tempat peribadahan keuskupan," ujar Facrulmenambahkan.

Dalam penyaluran anggaran, Kemenag juga melaksanakan hal yang sepantasnya dilakukan bagi seluruh lembaga keagamaan.

"Kami hanya ingin menunjukan bahwa itu sudah dilakukan sepantasnya. Bantuan untuk katolik sudah berjalan Rp6,2 miliar. tahap kedua sudah Rp3,392 miliar sedang berjalan,"pungkas Fachrul

Rep. Aldiansyah Nurrahman