Sabtu, 6 Juni 2020
15 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / Satgas Waspada Investasi Temukan 120 Fintech Peer to Peer Lending Ilegal
FOTO I Dok. Technology
Fintech peer to peer lending ilegal masih beredar dan berpotensi merugikan masyarakat.

Sharianews.com, Jakarta ~ Satgas Waspada Investasi telah menemukan 120 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer lending ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Januari 2020.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing mengatakan, Satgas Waspada Investasi menemukan masih banyaknya kegiatan fintech peer to peer lending ilegal masih beredar dan berpotensi merugikan masyarakat.

"Banyak kegiatan fintech peer to peer lending ilegal pada website, aplikasi atau penawaran melalui sms yang beredar. Masyarakat selalu kami minta waspada agar memanfaatkan daftar fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK," jelasnya menegaskan, belum lama ini.

Masyarakat juga harus terus diinformasikan untuk berhati-hati memanfaatkan mudahnya penawaran meminjam uang dari perusahaan fintech peer to peer lending mengingat tanggung jawab dalam pengembalian dana yang dipinjam.

"Meminjam uang di mana pun harus bertanggung jawab untuk membayarnya. Bahayanya jika meminjam di fintech peer to peer lending ilegal masyarakat bisa jadi korban ancaman dan intimidasi jika menunggak pinjaman," ujar Tongam

Sebelumnya, pada tahun 2019, Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan 1494 fintech peer to peer lending ilegal. Total yang telah ditangani Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018 hingga Januari 2020 sebanyak 2018 entitas. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo