Selasa, 2 Juni 2020
11 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / Sepanjang 2019, Aset HIK Insan Cita Tumbuh 51,58 Persen
FOTO I Dok. HIK Insan Cita
Sepanjang 2019 HIK Insan Cita membukukan aset Rp112,910 milyar.

Sharianews.com, Bogor ~ Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Harta Insan Karimah (HIK) Insan Cita membukukan kinerja positif sepanjang 2019. Hal tersebut terlihat dari portofolio HIK Insan Cita.

Direktur Utama BPRS HIK Insan Cita, Muhammad Hadi Maulidin Nugraha Hartomo memaparkan, sepanjang 2019 HIK Insan Cita membukukan aset Rp112,910 milyar, naik dari tahun lalu yang semula hanya Rp74,488 milyar atau tumbuh setara 51,58 persen.

“Kemudian untuk pembiayaan pada 2018 membukukan Rp24,626 milyar menjadi Rp86,255 milyar atau naik 39,95 persen. Sementara, Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 72,11 persen dari 2018 sebesar Rp23,038 milyar menjadi Rp54,986 milyar di 2019,” jelasnya menegaskan saat ditemui Sharianews.com, belum lama ini.

Kewajiban kepada bank lain membukukan Rp46,773 milyar naik 41,95 persen dari 2018 sebesar Rp13,823 milyar. Untuk laba bersih naik 19,77 persen dari 2018 sebesar Rp343 juta menjadi Rp2,078 milyar di 2019.

Selanjutnya, Non Performing Financing (NPF) turun dari 2018 sebesar 2,95 persen menjadi 2,57 persen di 2019.

Dari paparan tersebut, Hadi mengaku semua RBB tercapai sesuai target 2019, hanya dari sisi laba saja yang tidak. Hal itu disebablan pada 2019 HIK Insan Cita melakukan penguatan dari sisi fondasi bank.

“HIK Insan Cita memilih untuk menjaga pertumbuhan laba tetap tumbuh di atas rata-rata industri. Namun demikian, secara persentase tidak mencapai RBB 2019, karena bank memang mencadangkan biaya-biaya seperti biaya pesangon dan lain-lain supya fondasi bank lebih kuat,” tutur Hadi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa rata-rata industri BPRS di Indonesia membukukan laba hanya 10-15 persen saja. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo