Rabu, 1 April 2020
08 Sha‘ban 1441 H
Home / Keuangan / Setelah Merger 12 BTM, BTM Pekalongan Dirikan Kantor Pusat Baru
Ketua Induk BTM Achmad Suud mengatakan, dengan didirikannya kantor pusat baru tersebut, maka konsolidasi dan integrasi jaringan BTM se-Pekalongan bisa dipusatkan di kantor pusat tersebut.

Sharianews.com, Pekalongan ~ Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Pekalongan mendirikan kantor pusat baru di kecamatan Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah. Hal itu dilakukan setelah melakukan penggabungan (merger) 12 BTM di Kabupaten Pekalongan.

Ketua Induk BTM Achmad Suud mengatakan, dengan didirikannya kantor pusat baru tersebut, maka konsolidasi dan integrasi jaringan BTM se-Pekalongan bisa dipusatkan di kantor pusat tersebut.

Keberadaan kantor pusat BTM Pekalongan menjadi sangat strategis, terlebih gedungnya disampaikan Suud sangat luas dengan tiga lantai.

"Dengan demikian keberadaan dari kantor pusat BTM Pekalongan sekaligus sebagai kebanggaan bagi anggota BTM dan warga Muhammadiyah Pekalongan," jelas Suud dalam keterangannya sesuai persemian, Minggi (16/6).

Fungsi kantor pusat BTM Pekalongan bukan hanya sekedar sebagai pusat pelayanan dalam transaksi keuangan saja, bisa dimaksimalkan untuk yang lain juga.

Menurut Suud,  kantor  tersebut memiliki multifungsi dan bisa dimanfaatkan oleh anggota BTM dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), seminar ekonomi syariah dan edukasi- edukasi anggota dalam penguatan dan pengembangan BTM.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menuturkan peran dan fungsi BTM Pekalongan banyak dirasakan oleh masyarakat Pekalongan. Hal ini tampak pada pertumbuhan ekonomi di Pekalongan selama ini.

“Secara makro, kinerja keuangan Kabupaten Pekalongan pada tahun 2018 menunjukkan, laju percepatan ekonomi sebesar 5,35 persen lebih tinggi dari capaian tahun 2017 yang 5,28 persen dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berdasarkan harga konstan Rp15,43miliar dan dapat ditingkatkan hingga mencapai 3,08 atau lebih rendah 0,93 persen dari tahun 2017,” papar Asip.

Dengan pertumbuhan ekonomi tersebut Asip menyakini, salah satu faktornya karena keberadaan BTM di Pekalongan yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) selama ini. "Untuk itu kami akan selalu sinergi dengan BTM dalam membangun Kabupaten Pekalongan," pungkas Asip. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo