Minggu, 29 Maret 2020
05 Sha‘ban 1441 H
Home / Lifestyle / Tujuh Pilihan Kuliner Halal saat Traveling ke Jepang
FOTO I Dok. pribadi
Jepang sangat ketat dalam mengawasi masalah bahan makanan. Termasuk dalam pemilihan bahan baku.

Sharianews.com, Bagi traveler Muslim yang berlibur ke Jepang, pastinya banyak yang ingin menikmati wisata kuliner di negeri matahari terbit tersebut. Kuliner di Jepang memang sangat wajib dicoba, selain rasanya enak dan bentuknya lucu, kuliner Jepang biasanya juga sangat sehat karena bahan bakunya yang serba organik.

Jepang sangat ketat dalam mengawasi masalah bahan makanan. Termasuk dalam pemilihan bahan baku. Berikut ini beberapa daftar makanan halal yang aman bagi wisatawan Muslim saat berkunjung ke Jepang. Sebagai informasi, di Jepang masih sangat jarang makanan berlabel halal.

Baca juga: Ingin Sehat? Tiru Gaya Rasulullah

Sharianews telah merangkum tujuh makanan halal di Jepang sebagai referensi Anda saat berwisata ke sana:

Paket ikan tuna, miso sup, dan rumput laut

Salah satu pilihan makanan halal bagi wisatawan Muslim adalah membeli paket ikan tuna. Setiap paket kuliner ini terdiri dari nasi, ikan tuna, miso sup, rumput laut, dan jahe merah. Makanannya sangat enak dan ikannya sangat segar. Komposisi bahannya pun tergolong halal.

Mie Udon

Udon adalah mie khas Jepang. Bahan baku mie udon berasal dari tepung gandum, air, dan garam. Bentuk mienya cukup besar dan kenyal. Satu porsi udon terdiri dari mie, kuah kaldu ayam, tahu, dan taburan daun bawang. Mie udon ini sangat cocok disantap saat musim hujan maupun musim dingin. Mie udon bisa juga ditambah dengan topping daging sapi.

Nasi Bento (Nasi Kotak)

Jika kebingungan mencari makanan berat saat traveling ke Jepang, kita bisa membeli nasi bento untuk dikonsumi. Satu paket nasi bento biasanya terdiri dari nasi dan lauk pauk dalam kemasan praktis. Nasi bento cocok dikonsumsi untuk sarapan, makan siang, makan malam maupun untuk bekal piknik.

Nasi bento ini bisa disebut ‘nasi bungkus’nya Jepang. Namun, Anda tetap harus hati-hati. Biasanya nasi bento ada juga yang nonhalal dan mengandung daging babi. Pada umumnya, petugas restoran akan memberi tahu para wisatawan Muslim jika nasi bentonya mengandung daging babi.

Onigiri atau Nasi kepal 

Jika ingin berhemat saat traveling ke Jepang, membeli nasi kepal atau onigiri adalah pilihan yang tepat. Kuliner ini terdiri dari sekepal nasi yang diisi daging tuna dan dilapisi nori (rumput laut kering). Namun, traveler juga harus tetap hati-hati karena onigiri ada juga yang diisi daging babi. Ada baiknya selalu tanya dulu sebelum membeli. Hampir semua took di Jepang akan memberi tahu jika onigiri yang dijual berisi daging babi.

Takoyaki

Takoyaki merupakan salah satu kudapan yang seringkali bisa kita temui di pinggir jalan dan di pasar-pasar tradisional di Jepang. Takoyaki asli berasal dari Kansai, Jepang. Takoyaki merupakan jajanan yang berbentuk bola-bola yang dibuat dari adonan tepung yang berisi sayuran serta potongan gurita matang. Kuliner halal ini sangat cocok disantap saat hangat.

Mie Ramen

Mie ramen asli Jepang memiliki rasa dan tekstur yang sangat khas. Mie ini biasanya tidak mengandung telur dalam bahan pembuatanya. Mie ramen Jepang asli memiliki ciri khas yakni kualitas ramen yang terjaga dan berbeda dengan jenis mie lainnya. Biasanya ramen asli Jepang dibuat homemade dan fresh.

Di beberapa daerah di Jepang seperti Asakusa, banyak penjual mie ramen halal, misalnya Taizan Sakura. Satu porsi mie ramen halal terdiri dari mie, daging ayam, kuah kaldu ayam, nori, dan taburan daun bawang.

Japanese Fried Rice (Nasi Goreng Jepang)

Salah satu pilihan makanan halal yang cukup aman adalah nasi goreng jepang. Nasi goreng jepang biasanya terdiri dari nasi yang dicetak setengah lingkaran dengan bumbu kecap dilengkapi sayuran, telur, sambal dan bumbu lainnya. Di atas nasi goreng ditaburi suwiran nori. Rasanya cukup enak dan yang pasti halal.

Nah, bagi Anda yang kebingungan mencari kuliner halal saat traveling ke Jepang, enam kuliner di atas patut dicoba. (*)

Achi Hartoyo